Tampilkan postingan dengan label toko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label toko. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 April 2011

Perlukah Online Store Ada Jam Kerja?


Judul diatas sebenarnya adalah sebuah pertanyaan yg saya dapat dari seorang member disebuah milis yang saya ikuti. Yaitu pak Undang Nur Hidayat seorang pengusaha (www.kaoskakiku.com & www.mukena-bordir.com) yang bertanya di milis TDA Bekasi (tdabekasi@yahoogroups.com). Dari pertanyaan itulah, saya mendapat diskusi dari beberapa member di milis tersebut.

Pak Rawi Wahyudiono seorang pengusaha yg bergerak dibidang printer tuk perbankan yg rajin ngeblog ini mengatakan; "Salah satu bisnis yang bisa menyita waktu adalah bisnis onlen atau bisnis 24/7, 24 jam dalam sehari 7 hari dalam seminggu. Bisnis onlen adalah bisnis yang tidak pernah berhenti, sebuah bisnis yang tidak sehat jika harus dikerjakan sendiri. Sudah selayaknya pemain bisnis onlen menjadikan bisnis ini sebagai bisnis utama seperti bisnis-bisnis offline lainnya yang berjualan melalui media warung, toko, booth, counter, gerobak, dll".

Lain lagi dengan pak Annas Ahmad seorang pengusaha obat Amandel yg ahli juga mengenai pemasaran via internet. Ia mengatakan kalau memang sudah online memang sebaiknya dibuat siap melayani 24 jam, atau paling tidak kita respon kurang dari 24 jam.
Ada beberapa cara untuk membantu kita menghandle konsumen, misal :
1. siapkah halaman FAQ
2. siapkan SMS server
3. siapkan auto answer email
4. atau paling mudah adalah memiliki CS
atau alternatif lain adalah membuat sistem toko kita otomatis, pengunjung bisa order kapan saja, butuh informasi bisa cari langsung di web kita.

Senada apa yg dikatakan pak Sudarsono Martoyo di milis tsb jg, ia mengatakan bahwa Toko On-Line sebaiknya terima pesanan full-day (24 jam), namun pesanan diantar pada waktu yang layak, misalnya antara jam 08.00 s/d 17.00.

Jadi, perlukah Online Store menerapkan jam kerja? Silahkan dipilih dan langsung dijalankan aja deghhh... ^_^

*Yusuf Erlangga

Jumat, 16 Juli 2010

Toko Offline Yang Ada Online-nya Akan Lebih Ramai Pengunjung



Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah postingan email yang saya dapat dari seorang rekan yang sama-sama ikutan dalam sebuah milis. Yaitu milis TDA Bekasi (milisnya komunitas bisnis Tangan Di Atas). Pak Farid Sudigdo namanya. Ia menceritakan pengalamannya megikuti sebuah seminar dengan tema "Sukses Memadukan Bisnis Offline dan Online".

Awal saat mendengar tentang bisnis online, yang terpikir oleh saya adalah berjualan sesuatu di internet. Transaksi pembayaran dilakukan secara transfer atau paypall. Setelah dibayar, pesanan akan dikirim baik melalui jasa ekspedisi jika berbentuk barang atau dikirim dalam bentuk kode / password aktivasi (e-book) melalui email. Setelah membaca tulisan pak Farid tadi saya baru tau deghh manfaat memadukan bisnis offline dan online.

Berikut ini apa yg diceritakannya:
Pak Nukman Luthfie , CEO Virtual Consulting sebagai salah satu pemberi materi di seminar itu bercerita. Bisnis online mulai merebak sejak 2 tahun lalu. Di Amerika sana.....sejak krisis ekonomi melanda, kebiasaan mereka yang langsung pergi belanja ke supermarket dengan memborong apa saja....berubah. Sebelum belanja, mereka akan bikin list barang yang akan dibeli. Setelah itu searching di google / yahoo, check harga dulu & menentukan toko termurah di internet. Baru mereka berangkat ketoko yang dituju.
Masalahnya nggak semua toko murah ada onlinenya juga. Kadang mereka melaju sejauh 2 km dari rumahnya, padahal hanya 500 meter dari rumahnya itu ada toko yang menjual lebih murah. Akibatnya hanya toko offline yang ada online-lah yang ramai pengunjungnya.
Jadi dengan meng online kan toko kita, kita dapat meningkatkan penjualan bisnis offline kita.

Mendengar cerita itu saya jadi teringat pengalaman kami saat ingin beli sebuah HP beberapa saat lalu. Sebelum berangkat ke toko HP (Hand Phone), istri saya searching dulu di internet. Dengan berbekal merek & type tertentu serta niat mencari harga yang lebih murah, dapatlah kita pada sebuah toko di daerah Cililitan. Kalau mau gampang, padahal kita bisa langsung ke daerah Roxy (Jakarta) yang sudah terkenal sebagai pusatnya HP. Kata orang sih disana lengkap & harga bersaing. Atau kalau gak mau repot, cari aja di beberapa pusat HP di daerah Bekasi yg lokasinya gak jauh dari rumah kami yang di Bekasi juga. Dan mungkin aja di Bekasi itu ada yg harganya lebih murah. Alhasil kami meluncur ke toko yang ada didaerah Cililitan tadi. Padahal secara lokasi, kami jarang kearah sana. Bela-belain datang kesana demi mendapat harga yang lebih murah.

Ternyata benar juga tuhh apa yang dikatakan pak Nukman Luthfie... :)

*Yusuf Erlangga
Photobucket
 

Followers

Wirausaha Keluarga Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template