Tampilkan postingan dengan label tda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Agustus 2012

Ceria Bersama Adik-Adik Yatim & Dhuafa



"Siapa yang tau apa itu TDA?", tanya kakak MC kepada para audience.
Hampir semua menjawab "Tangan Di Atas" dengan serentak. Ya, itulah jawaban adik-adik para peserta "Ceria Besama Anak-Anak Yatim & Dhuafa" yang diselenggarakan oleh komunitas TDA Bekasi hari Sabtu lalu (28/07/2012). Mereka menjawab serentak karena emang hal itu terpampang dengan jelas di Backdrop yang berada dipanggung.

Giliran ditanya, "siapa yang tau TDA itu komunitas apa?"
Ehmm, mulai degh mereka bingung. Ada yang bilang komunitas yang gemar berbagi, komunitas sedekah, dan ada juga yang bilang komunitas bersama menebar rahmat (ini adalah tagline TDA yang juga ada di backdrop tadi, hehee). Ternyata hampir semua anak-anak saat itu gak tau lhoo. Saat kak Enjang dalam sambutan sebagai ketua panitia menjelaskan bahwa ini adalah komunitas "pengusaha", baru deghh mereka tau. Mereka sempet bingung juga sihh, apa hubungannya pengusaha dengan Tangan Di Atas yahhh? Hehee :))

Selain baru tau apa itu TDA, kira-kira apa aja yahh tanggapan adik-adik tersebut terhadap acara hari itu?
Sebagai catatan pengurus TDA, diakhir acara saya yang bertindak sebagai panitia sie acara sekaligus sebagai MC-nya menyebar kuesioner yang berkaitan dengan acara tersebut. Ingat, harus tercatat & terukur... ;)

Dari 16 kategori penilaian dengan point nilai TIDAK BAIK (TB), KURANG BAIK (KB), CUKUP BAIK (CB), BAIK (B), SANGAT BAIK (SB), dan SANGAT BAIK SEKALI (SBS), dongeng dari kak Awam menurut anak-anak tersebut adalah kategori (moment) yang nilainya paling tinggi. Yaitu 60% mengatakan Sangat Baik Sekali (SBS) dan 40% mengatakan Sangat Baik (SB).

Berikut ini adalah rekap hasil kuesioner yang diisi oleh beberapa peserta. Walau hanya "sample", kuesioner ini disebar ke tiap-tiap kontingen/yayasan yatim-dhuafa yang hadir.

*1. Penyambutan panitia (regristasi awal) » TB-0, KB-0, CB-0, B-5, SB-4, SBS-1.
*2. Nonton film » TB-0, KB-0, CB-2, B-6, SB-0, SBS-1.
*3. Jenis permainan (games) » TB-0, KB-0, CB-1, B-3, SB-5, SBS-1.
*4. Hadiah games (doorprize) » TB-0, KB-1, CB-2, B-3, SB-4, SBS-0.
*5. Fasilitas ruangan acara » TB-0, KB-0, CB-5, B-2, SB-2, SBS-1.
*6. Fasilitas tempat shalat » TB-0, KB-1, CB-2, B-4, SB-1, SBS-2.
*7. Alokasi waktu shalat Ashar » TB-0, KB-1, CB-2, B-4, SB-2, SBS-1.
*8. Alokasi waktu shalat Maghrib » TB-0, KB-0, CB-3, B-4, SB-2, SBS-1.
*9. Hiburan nasyid dari Adz-Dzikru (SMKN 1 Bekasi) » TB-0, KB-1, CB-2, B-2, SB-4, SBS-1.
*10. Hiburan sulap dari kak Rozi » TB-0, KB-0, CB-3, B-1, SB-5, SBS-1.
*11. Sharing bisnis dari pengusaha TDA » TB-0, KB-0, CB-2, B-5, SB-2, SBS-1.
*12. Dongeng dari kak Awam » TB-0, KB-0, CB-0, B-0, SB-4, SBS-6.
*13. Sajian makanan & minuman pembuka puasa » TB-0, KB-0, CB-2, B-3, SB-3, SBS-2.
*14. Sajian makan malam » TB-0, KB-0, CB-0, B-6, SB-2, SBS-2.
*15. Sajian paket bingkisan (santunan) » TB-0, KB-0, CB-0, B-5, SB-3, SBS-2.
*16. Teknis pemberian paket bingkisan » TB-0, KB-0, CB-0, B-4, SB-2, SBS-4.

Setelah direkap, ternyata baru ngehh ada beberapa kategori penilaian yang berhubungan dengan acara yang terlewat. Diantaranya: teknis distribusi konsumsi dari panitia ke seluruh peserta, hiburan musik religi dari mikdat (binaan kampung dongeng), MC dari kak dhewsi & kak yuserla ;), dan kategori lain-lainnya.

Semoga point-point kuesioner tersebut bisa menjadi catatan bagi pengurus TDA Bekasi, khususnya tuk penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya.
Tidak menutup kemungkinan, hal itu bisa juga sebagai catatan bagi rekan-rekan lainnya.

Nb. Selain "tercatat & terukur" versi kuesioner, jangan lupa disimak yang "tercatat" versi fotonya yahh. Langsung aja disimak foto-foto hasil karya kak Azis Faozar di link ini » http://www.facebook.com/media/set/?set=a.3396129345378.2129327.1334047268&type=1&l=1eb629fdfc

Terimakasih para donatur yang telah menyisihkan dana & rezekinya.
Terimakasih para relawan (rekan2 TDA) yang telah menyisihkan waktu & tenaganya khususnya di hari-H kegiatan.
Semoga berkah tuk semua... Aamiin...

*Yusuf Erlangga

Selasa, 10 Juli 2012

Sehat Ceria bersama TDA Bekasi



Ahad 8 Juli 2012, sekitar 35 keluarga berkumpul di pendopo Walikota Bekasi. Ya, mereka berkumpul pagi itu dalam rangka mengikuti acara jalan sehat "Bisnis Jalan, Pengusaha Jalan-Jalan". Acara yg dimotori oleh komunitas TDA Bekasi ini ternyata tak hanya dihadiri oleh membernya saja, namun juga dihadiri oleh beberapa member Bloger Bekasi (BeBlog) dan anak-anak sekolah (SMK). Tak tanggung-tanggung, ketua BeBlog kebagian tugas sebagai eMCe acara, dan aku bangga bisa menjadi eMCe pendampingnya.

Sekitar 90 peserta yang hadir berkumpul melingkar tuk pemanasan. Tak hanya orang dewasa saja yang serius ikut pemanasan, tapi anak-anakpun ikutan juga. Ya, karena acara hari itu bukan hanya diperuntukan tuk membernya saja, namun pasangan (istri/suami) serta anak-anak diikut sertakan. Acara yang diselenggarakan dari member untuk member ini diharapkan dapat mengeratkan tali silaturahim antar member. Tak ada yang merasa senior, semua sama berbaur. Bang Aji yang merupakan salah satu member baru di TDA Bekasi-pun tak segan-segan saat aku "tembak" tuk memimpin senam saat itu.

Jalan sehat melintasai jalan Ahmad Yani kota Bekasi dijalani oleh semua peserta. Rombongan membawa spanduk, yang berisi tentang kalimat-kalimat yang bertemakan tentang kewirausahaan. Tak ayal, warga di jalur Car Free Day itu ikut senyam-senyum saat membaca kata-kata pada spanduk yang dibawa rombongan ini. Diantaranya...
"Gelar Sarjana Penting, Gelar DAGANGAN Jauh Lebih Penting"
"Dagang Mulia, Hidup Taqwa, Muda Kaya, Tua Bahagia, Mati Masuk SURGA"
"Hari Boleh Libur, Semangat Jangan Kendur, Agar Usaha Terukur, Rajin-Rajin BERSYUKUR".

Setelah melewati perjalanan sekitar 2,5 km, rombonganpun tiba kembali di Pendopo. Disini seluruh peserta istirahat sambil menyantap sarapan yang sudah disediakan panitia. Sambil sarapan, pak Eko SHP sebagai eMCe memeriahkan suasana dengan mulai membagikan beberapa hadiah/doorprize. Tercatat ada 23 hadiah yang disiapkan baik tuk orang tua, maupun para anak-anak yang hadir.

Acara dilanjutkan oleh sambutan pak Barra sebagai Ketua TDA Bekasi. Disini pak Barra mengajak seluruh member tuk tak segan-segan aktif dalam kegiatan TDA. Karena TDA itu hadir dari member tuk member. Walau merasa member baru, gak usah sungkan tuk ikut aktif dalam kepanitiaan acara. Ya, karena ini bagian dari regenerasi.

Pak Badroni Yuzirman sebagai founder komunitas TDA ikut hadir di acara itu. Beliau bercerita awal mulanya berdiri TDA pada 2006 lalu. Saat itu, dihadirkan pula pak Hantiar sebagai salah satu saksi hidup saat itu. Ya, beliau merupakan salah satu member TDA yang berkesempatan mendapat sewa tempat gratis di Mangga Dua tuk berdagang yang diberikan oleh pak Haji Alay (penasehat TDA) saat awal berdirinya TDA 2006 lalu. Banyak kisah lucu & inspiratif dari kisah naik-turunnya usaha pak Roni & pak Hantiar tadi. Hal ini sangat menginspiratif bagi peserta yang hadir, karena sebagian besar peserta yang hadir adalah orang-orang yang baru mendengar kisah itu. Yaitu para member baru TDA, para member BeBlog, serta keluarga (istri/suami) yang turut hadir.

Anak-anak yang hadir, turut larut gembira. Ya, karena mereka menanti tuk mendapat hadiah. Pak Eko SHP sempat berbisik padaku, hadiahnya beri saja kepada anak-anak yang mau maju tuk dapat hadiah. Yang berani maju, beri aja hadiahnya. Eng ing engg, wowww ternyata diluar dugaan kita. Semua anak-anak maju kedepan. Alhasil giliran kita yang bingung, anak-anak yang maju ada sekitar 20an, sedangkan hadiahnya hanya ada 10, hehee. Ternyata anak-anak member TDA inisiatifnya tinggi dan berani tampil semua lhoo... Siapa dulu bapak-ibunya... :p
Alhamdulillah, kak Beky sebagai pembina TDA Kampus yang jauh-jauh datang dari Depok ke Bekasi dengan sangat terampil mengajak anak-anak bermain & belajar. Sehingga anak-anak pada saat itu gembira dan mendapat ilmu.

Setelah hadiah telah dibagiakan semua, para peserta berklumpul bersama tuk foto serta dilanjutkan bersalaman sebelum bubar pulang. Alhamdulillah, sehatnya dapat, ilmunya dapat, silaturahim/networkingnya dapat, anak-anakpun ikut gembira. Sampai jumpa diacara berikutnya... ^-^

Nb. foto bersama pak Eko SHP (http://eshape.wordpress.com)

*Yusuf Erlangga








Sabtu, 23 Juni 2012

Jika Meninggal, Akan Dikenang Sebagai Apa ya?




Poin pertama, dari 5(lima) step to growing business yang diajarkan oleh pak Teguh di workshop "How To Grow Your Business" adalah FONDATION.

Hal ini cukup mendasar dan terkesan sangat sederhana. Tapi hal ini ternyata pondasi yang cukup penting agar bisnis kita dapat terus GROW. Masih dalam bagian FONDATION, para peserta workshop harus mengisi di workbook masing-masing mengenai apa sajakah yang kita inginkan jika kita meninggal dunia kelak.

"Start from the end of your life". Ya, maksudnya adalah saat kita meninggal nanti kita ingin dikenal sebagai orang yang seperti apa? Baik secara fisik, keluarga, sosial, karir/bisnis, spiritual, intelektual, dan emosi.

Saat workshop tersebut diadakan di Bekasi hari Sabtu lalu (16/06/2012), didapat berbagai "keinginan" dari beberapa peserta bila ia meninggal dunia kelak. Diantaranya:
1. Secara Fisik
Ingin dikenang sebagai orang yang sehat & atletis,
2. Secara Keluarga
Ingin dikenang sebagai orang yang sayang thd istri & anak2,
3. Secara Sosial
Ingin dikenang sebagai orang yang aktif bantu-bantu dikegiatan sosial,
4. Secara Karir/Bisnis
Ingin dikenang sebagai pengusaha sukses yang punya banyak teman,
5. Secara Spiritual
Ingin dikenang sebagai orang yang rajin silaturahim,
6. Secara Intelektual
Ingin dikenang sebagai orang yang rajin berbagi & menuntut ilmu,
7. Secara Emosi
Ingin dikenang sebagai orang yang sabar dan senang bergaul,

Wowww, workshop mau ngebangun bisnis koq harus mengisi jawaban seperti itu yahh. Ya, ingat hal tersebut adalah sebuah pondasi yang merupakan landasan sehingga bisnis kita dapat terus tumbuh.

So, ingin dikenang sebagai apakah jika kita kelak meninggal dunia?

*Yusuf Erlangga

Rabu, 30 Mei 2012

Belajar Memohon/Berdo'a Dari Pak Roni




"Saksikan Liputan 6 Awards LIVE nanti malam jam 21.30 dari Balai Sarbini. Mohon doanya semoga kiprah TDA mendapat apresiasi yg pantas oleh dewan juri"

Itulah info yang ditulis oleh pak Badroni Yuzirman yang saya baca di BB-Group yang saya ikuti. Sekilas membaca pesan tersebut, awalnya sihh biasa aja. Maklum, info yang dikrim oleh pak Roni (panggilan fuonder komunitas TDA) itu sudah pernah saya dengar sebelumnya dari rekan lain di twitter. Dan memang sudah mengagendakan tuk nonton acara award tersebut di TV malam itu. Setelah ditelaah kayaknya ada yang gak biasa nihhh, pikirku sesaat kemudian. Ya, dibagian do'anya ada yang menarik. Ya, setidaknya menarik bagi diriku lhooo... ;)

Beliau memohon do'a agar kiprah TDA mendapat "apresiasi yg pantas" oleh dewan juri. Wowww, biasanya kan orang-orang minta do'a agar menjadi yang terbaik atau justru agar jadi pemenangnya. Ya, pada umumnya bila masuk nominasi suatu kompetisi / perlombaan berharap jadi pemenang khann... Wuihhh, salut salutt saluttt...

Dan selanjutnya, ternyata pada Liputan 6 Award yang diumumkan secara live di SCTV hari Jum'at 25 Mei 2012 yang lalu, pak Roni dan komunitas TDA-nya blom menjadi yang terbaik dalam kategoti tersebut. Ya, dalam kategori pemberdayaan masyarakat yang terdapat lima (5) nominator termasuk pak Roni, pemenangnya adalah Bidan Eulis Rosmiati (Bidan yang mampu memperbaiki kesehatan secara menyeluruh dan perekonomian pendukung program kesehatan, khususnya didaerah Desa Ujung Genteng di pesisir Selatan Jawa Barat).

Walau tidak menjadi pemenang dalam award tersebut, sebagai salah satu bagian kecil komunitas TDA (sebagai member) saya merasa bangga. Terima kasih TDA!!! Terima kasih pak Roni!!!

*Yusuf Erlangga

Senin, 26 Maret 2012

Menulis Pengalaman Bisnis



Mulanya saya ragu untuk memenuhi permintaan suami agar saya terlibat dalam pembuatan buku motivasi bisnis 30 mompreneur. Suami meyakini saya memiliki sedikit kemampuan menulis dan sedikit pengalaman sebagai mompreneur yang meski serba sedikit namun cukup layak dan dapat dibagikan kepada masyarakat luas. Suami amat antusias dengan ajakan oma Ning ini, terlebih disebut royalty buku diperuntukkan buat amal dan sedekah. Ya, oma Ning-lah yang memberi kesempatan kepada beberapa mompreneur yang tergabung dalam komunitas TDA untuk menuliskan pengalaman menjalankan bisnisnya masing-masing yang akan digabung dalam sebuah buku.

Usaha apa yang dimaksud? Saat ini dengan dukungan suami, saya tengah merintis usaha pembuatan popok kain modern yang sehat, hemat dan ramah bagi lingkungan. Produk kami ini bernama ecokiddy. Di masyarakat umum kini banyak nama yang digunakan untuk menyebut popok kain modern ini. Ada yang menyebutnya juga sebagai “popok cuci ulang”, atau ada yg merasa lebih pas menyebutnya dalam bahasa asing seperti “reusable diapers” atau “cloth diaper” (disingkat “clodi”).

Keraguan menulis yang muncul di benak saya ialah dikarenakan masih singkatnya usia usaha yang sedang yang saya rintis, sehingga masih sedikit asam garam yang saya dapati untuk dapat memotivasi orang lain dan ditambah lagi minimnya kemampuan saya dalam dunia tulis menulis. Namun pada akhirnya saya sambut permintaan tersebut dengan membesarkan hati sendiri, seandainya pengalaman saya memang kurang layak terbit, toh sudah ada tim editor dari penerbit yang akan menseleksi. hehe.. Dan seandainya ternyata saya masuk dalam jajaran 30 mompreneur ini, berarti hanya rasa syukur yang terhatur karena dapat memberi sesuatu yang bermakna bagi orang banyak. (hadits, sebaik-baik orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain).

*Erlin Karlina

Senin, 12 Maret 2012

Nyebur dan Kelelep di Dunia Usaha




Sore itu, diriku terima bbm (blackberry messenger) dari seorang teman lama. Gimana kabarnya pak? Denger-denger usahanya makin maju nihh. Cerita-cerita dong. Itulah isi dari bbm yang terkirim dari temanku yang saat itu tinggal & bekerja di Bandung dan sedangkan aku tinggal di Bekasi. Dengan santainya aku membalas, kalo cerita-cerita sihh gampang. Tapi paling enak, ceritanya sambil ngupi-ngupi bareng di warung kopi nihh. Heheee, asal jawab aja diriku, padahal ngopi dirumah aja jarang banget alias hampir gak pernah apalagi ngopi di warung kopi tuhh. :))

Kapan-kapan dehh. Kalo pak Yusuf main ke Bandung, kasih tau yahh biar kita bisa ketemu. Kali-kali aja saya bisa kejipratan jadi pengusaha juga nihh. Ya, itulah lanjutan komen dari temanku itu yang emang seorang karyawan. Padahal dari dulu bilang pengen jadi entrepreneur tuhh. Jangankan jadi full pengusaha, nyambi-nyambi usaha sambilan aja blom pernah.

Dengan sigap dan santai, aku bilang ke beliau; Kalo mau jadi pengusaha gak perlu nunggu kejipratan dulu. Langsung aja nyeburr burr burr burrr :D Sambil tertawa, iapun bertanya lagi. Tapi... Kalo nyebur, nanti keleleup gak ya???

Nahhh, ngomong-ngomong tentang nyebur dan kelelep aku jadi teringat dengan kisah pak Dahlan Iskan pada sebuah acara yang diselenggarakan komunitas TDA di bulan Januari 2012 lalu. Dahlan Iskan yang merupakan mentri BUMN itu mengatakan bahwa Entrepreneurship itu bisa ditularkan tetapi tidak bisa diajarkan. Sebagai contoh, seorang mahasiswa Master of Business Administration (MBA) sudah tentu mempelajari segala urusan yang berkaitan bisnis. Namun begitu lulus dan mendapat ijazah MBA, belum tentu ia bisa langsung berbisnis. Ya, bisnis butuh proses "penularan", dan itu bisa ditularkan saat langsung action nyebur ke dunia usaha dan bergaul dengan para pengusaha (berkomunitas).

Ok, nyeburnya udah. Kalo kelelep gimana?
Nahh, masih apa kata pak Dahlan Iskan yang merupakan tokoh dari besarnya group media Jawa Pos menjelaskan bahwa semakin muda/dini menghadapi masalah, semakin cepat jatuh, semakin baik. Karena jatuh itu penting, bangkrut itu penting, semua orang yang menjalani bisnis pasti pernah jatuh. Kalau jatuh, bisnisnya masih kecil, maka rasa menyesalnya tidak terlalu besar.

Jadi... kalo udah nyebur, emang kudu sesekali kelelep tuhh. Kalo bisa kelelepnya mumpung masih di pinggir kolam yahh (baru mulai). Dan yang terpenting lagi, saat kelelep itulah saatnya kita bangkit lagi dan segera melanjutkan berenangnya.

Ok, selamat nyebur bagi yang belom ikut menyebur.
Ok, selamat kelelep bagi yang sudah mulai menyebur.
Ok, selamat melanjutkan renangnya bagi yang sudah merasakan kelelep.

*Yusuf Erlangga

Kamis, 01 Maret 2012

Aku dan Pesta Wirausaha TDA 2012



Pesta Wirausaha TDA 2012 memang telah usai. Namun, kenangan indahnya kebersamaan, kemeriahan acara, ramainya pengunjung, semangat berbagi dan lain-lainnya saat di Gd Smesco Jakarta tetap teringat-ingat dikepalaku. Ya, walau Pesta Wirausaha yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Januari 2012 ini bukan yang pertama kali diadakan oleh komunitas TDA. Namun pada tahun itulah tuk pertama kalinya saya hadir sebegai peserta seminar sekaligus bersama ecokiddy sebagai peserta expo/bazzar dan tuk pertama kalinya saya tergabung dalam kepanitiaannya.

Walau tergabung sebagai panitia, sayapun harus mendaftar dan membayar sebagai peserta. Itulah uniknya di TDA, mentang-mentang panitia gak serta-merta jadi gak ikutan daftar alias gratis sebagai peserta lhoo. Dan sudah kuduga, walau terdaftar sebagai peserta pastinya diriku tidak pernah konsen tuk menyerap ilmu dari para pembicara yang ada. Boro-boro nyimak materi, wong pasti sibuk mempersiapkan rundown acara berikutnya. Maklum, saat itu diriku masuk dalam seksi acara yang otomatis sibuk di hari H. Berarti rugi dong? Aghh enggak koq, Insya Allah indah pada waktunya dehh. ;)

Seperti sudah diketahui, dalam Pesta Wirausaha tahun ini banyak pembicara & pengisi acara hiburan top yang hadir. Seperti Dahlan Iskan (Mentri BUMN), Chairul Tanjung (chairman CT Corp), Sandiaga Uno (Mien Uno Foundation), Ust. Yusuf Mansur (Spiritual Business), Merry Riana (Mimpi Sejuta Dolar), Arnold Sebastian (founder TokoBagus.Com), Jamil Azzaini (Inspirator Sukses Mulia), Heppy Trenggono (Gerakan Beli Indonesia), Fadli (band Padi), Tedy (team nasyid Snada), dll. Dan tak bisa dipungkiri, selain layak menyimak materi yang disampaikan para pembicara tersebut serta hiburannya, para peserta pun tak menyia-nyiakan kesempatan tuk berfoto bersama dengan tokoh-tokoh tersebut.

Disaat rekan-rekan peserta berebutan tuk foto-foto, lagi-lagi aku tak sempat ikutan foto-foto. Padahal jarakku dengan para tokoh tersebut selalu tidak terlalu jauh. Maklum, sebagai seksi acara terkadang aku bertugas sebagai runner yang bolak-balik nganterin mic, jadi pengawal pembicara saat naik-turun panggung, bahkan juga jadi MC pengganti saat mas Iwel (Democrazy Metro TV) sebagai MC utama harus pulang duluan. Yahh, rugi dong gak ikut foto-foto? Walau tanpa bukti terlampir, tapi tetap happy lhoo. ;)

*Yusuf Erlangga

Rabu, 06 April 2011

Perlukah Online Store Ada Jam Kerja?


Judul diatas sebenarnya adalah sebuah pertanyaan yg saya dapat dari seorang member disebuah milis yang saya ikuti. Yaitu pak Undang Nur Hidayat seorang pengusaha (www.kaoskakiku.com & www.mukena-bordir.com) yang bertanya di milis TDA Bekasi (tdabekasi@yahoogroups.com). Dari pertanyaan itulah, saya mendapat diskusi dari beberapa member di milis tersebut.

Pak Rawi Wahyudiono seorang pengusaha yg bergerak dibidang printer tuk perbankan yg rajin ngeblog ini mengatakan; "Salah satu bisnis yang bisa menyita waktu adalah bisnis onlen atau bisnis 24/7, 24 jam dalam sehari 7 hari dalam seminggu. Bisnis onlen adalah bisnis yang tidak pernah berhenti, sebuah bisnis yang tidak sehat jika harus dikerjakan sendiri. Sudah selayaknya pemain bisnis onlen menjadikan bisnis ini sebagai bisnis utama seperti bisnis-bisnis offline lainnya yang berjualan melalui media warung, toko, booth, counter, gerobak, dll".

Lain lagi dengan pak Annas Ahmad seorang pengusaha obat Amandel yg ahli juga mengenai pemasaran via internet. Ia mengatakan kalau memang sudah online memang sebaiknya dibuat siap melayani 24 jam, atau paling tidak kita respon kurang dari 24 jam.
Ada beberapa cara untuk membantu kita menghandle konsumen, misal :
1. siapkah halaman FAQ
2. siapkan SMS server
3. siapkan auto answer email
4. atau paling mudah adalah memiliki CS
atau alternatif lain adalah membuat sistem toko kita otomatis, pengunjung bisa order kapan saja, butuh informasi bisa cari langsung di web kita.

Senada apa yg dikatakan pak Sudarsono Martoyo di milis tsb jg, ia mengatakan bahwa Toko On-Line sebaiknya terima pesanan full-day (24 jam), namun pesanan diantar pada waktu yang layak, misalnya antara jam 08.00 s/d 17.00.

Jadi, perlukah Online Store menerapkan jam kerja? Silahkan dipilih dan langsung dijalankan aja deghhh... ^_^

*Yusuf Erlangga

Senin, 08 November 2010

Ecokiddy Kampanye di Radio


Setelah hampir 4 bulan usaha kami yang bernama "ecokiddy" hadir di tengah masyarakat Indonesia, hari Selasa tanggal 2 November 2010 yang lalu tiba kesempatan bagi kami untuk lebih memperkenalkan produk Ecokiddy melalui media radio. Ecokiddy memperoleh kehormatan untuk menjadi pengisi acara kewirausahaan yang rutin diadakan oleh Radio Gaya Bekasi 93,6 FM. Acara yang biasa mengundang narasumber dari anggota komunitas bisnis TDA (Tangan Di Atas) ini memberikan tempat kepada Ecokiddy Production untuk memperkenalkan cloth diapers atau popok kain modern cuci ulang kepada masyarakat umum. Acara ini tidak hanya memberikan peluang kepada Ecokiddy untuk memperkenalkan produk modern cloth diapers yang kami miliki, tetapi juga memberikan peluang bagi kami untuk menunjukkan adanya peluang usaha dibalik bisnis ini.

Alhamdulillah, animo pendengar Radio Gaya sangat baik selama acara berlangsung. Dari awal hingga akhir acara, ada saja pendengar yang memberikan responnya, baik melalui telepon langsung maupun melalui SMS. Ada yang menanyakan mengenai produk, ada pula yang menanyakan tentang kemitraan dalam usaha ini. Dan menurut mas Yudha sang penyiar acara itu, tema pada hari itu sangat menarik. Kenapa menarik? Ya, menurut beliau produk yang kami bawakan saat itu merupakan produk yang unik. Terlebih lagi produk kami itu menurutnya sangat berarti bagi masyarakat umum karena merupakan produk yang hemat dan ramah lingkungan.

Tak lupa kami memberikan hadiah berupa produk-produk Ecokiddy kepada tiga pendengar yang memberikan pertanyaan terbaik. Pada saat itu terpilih Ibu Nining, Bapak Ardi, dan Ibu Ida sebagai pemenangnya.

Rasa bahagia pun menyelimuti kami, memperoleh kesempatan lebih luas dalam mengkampanyekan pemakaian popok cuci ulang yang sehat, hemat dan ramah lingkungan ini. Melalui media radio ini, kami benar-benar mendapat kesempatan istimewa. Istimewa bukan karena kami dapat "berjualan" disana, namun istimewa karena kami berkesempatan mengkampanyekan ke banyak orang akan hematnya penggunaan popok kain modern ini, sekaligus mengkampanyekan betapa berartinya pemakaian popok kain ini bagi lingkungan sebagaimana misi usaha kami. Mudah-mudahan usaha kami dalam memberikan sedikit edukasi ke lebih banyak orang dari ilmu dan pengetahuan kami yang sedikit ini memperoleh hasil dan manfaat. Amin...

*Erlin Karlina

Selasa, 02 November 2010

Bisnis Kuliner Jadi Pilihan?



"Kali ini berbeda, biasanya kita ngomongin bisnis kuliner tapi pada pagi ini gak ada hubungan dengan kuliner sama sekali." Itulah yg diucapkan oleh mas Yudha sang penyiar di Radio Gaya FM saat saya talkshow on-air bersamanya. Setelah diingat-ingat, ternyata bener juga tuh. Di acara yg membicarakan tentang inspirasi bisnis hasil kerjasama antara radio Gaya dan komunitas TDA Bekasi, setiap pekannya menghadirkan para pengusaha dari beragam jenis usaha. Dan setelah hampir setahun berjalan, emang benar sebagian besar yang hadir mengisi acara itu adalah pengusaha dibidang kuliner. Mulai bisnis kue dan roti, gerai juice, warung mie ayam, usaha catering, gerai kopi blended, martabak, dll. Emang sih, selain bisnis kuliner ada juga seperti saya pada hari itu yang membahas tentang bisnis Modern Cloth Diapers (popok cuci ulang).

Setelah talkshow on-air itu saya sempat terpikir apa yang dikatakan oleh penyiar dipembukaan siarannya tadi, apa iya bisnis kuliner itu lebih banyak didunia ini. Ataukah jangan-jangan bisnis kuliner itu paling mudah dijalankan? Atau karena makanan itu sebuah kebutuhan pokok yang pasti dicari orang? Atau karena modalnya gak terlalu besar? Ya, semuanya bisa benar. Bahkan ada seorang teman yang memilih bisnis kuliner dengan alasan, kalo gak laku kan bisa dimakan sendiri. Heheheeee, bener juga tuh... :)

Jika kita perhatikan pula, saat lihat iklan peluang usaha baik di media masa cetak maupun di internet, bisnis kulinerlah yang paling banyak kita temui. Saat kita menghadiri pameran waralaba, disanapun kita temukan bisnis kuliner yang paling banyak ditawarkan. Jika kita memperhatikan disuatu jalan, disepanjang jalan itu pasti kita temui pasti ada bisnis kuliner. Bahkan disebuah sentra/pusat perdagangan, baik itu pusat tekstil, pusat onderdil, pusat komputer, dll, pasti didalamnya ada orang yang berjualan makanan/minuman.

Apapun alasannya, yang pasti emang bisnis kuliner adalah salah satu pilihan untuk memulai suatu usaha khususnya bagi kita yang baru belajar tuk memulai usaha. Bisnis kuliner sudah banyak pelakunya. Namun kuliner tatap aja banyak orang yang butuh. Jadi apakah kita ingin memulai usaha dibidang kuliner? Apapun pilihannya, kuliner ataupun bukan yang penting action dan konsistenlah yang lebih utama.

*Yusuf Erlangga

Sabtu, 18 September 2010

Beda Description dan Meta Keyword dalam Search Engine


Dalam menjalankan usaha sebagai produsen Cloth Diapers (popok cuci ulang), website adalah salah satu sarana yang sangat membantu dalam perjalanan usaha kami tersebut khususnya dalam pemasarannya. Sebagai yang masih awam dalam dunia online, kami menggunakan fasilitas website yang kami dapatkan dari vKios.com. Daftar, bayar, isi, jadi deghh website yang kita inginkan sesuai template yang ada. Dalam websitenya tersebut, vKios.com menyediakan fasilitas/menu SEO yang dapat kita isi sesuai kebutuhan masing-masing.

Dalam menu tersebut terdapat beberapa failitas yang dapat diisi, diantaranya:
- Description untuk Search Engine (maksimal 300 karakter)
- Meta Keyword untuk Search Engine (maksimal 300 karakter)

Awalnya saya yang awam didunia online cuek aja dengan menu tersebut, seiring waktu jadi penasaran juga. Fungsi dan manfaatnya secara umum sih sebenarnya sudah tau, tapi perbedaan dari masing-masing fasilitas tersebut serta outputnya seperti apa saya belum begitu paham detailnya nihhh??? Karena bingung, saya bertanya dengan teman-teman yang ada di forum TDA Bekasi. Alhamdulillah ada beberapa yang membantu.

Diantaranya dijelaskan oleh pak Irfan Zj owner www.jasa-kitas.com yang cukup ahli mengenai dunia online. Berikut penjelasannya:
Description itu adalah info yang akan ditampilkan oleh Search Engine di halaman mereka. Semakin bagus isi description, semakin menarik orang untuk masuk ke website kita. Jangan terlalu panjang karena ada batasannya.
Meta Keyword adalah kata kunci yang bisa kita selipkan di meta tag yang ada. Gunanya untuk menangkap spider mesin pencari agar mereka mengindex kata kunci tersebut dalam databasenya.
Kedua hal tersebut sangat dianjurkan untuk dioptimalkan dalam ilmu SEO. Ini adalah dua diantara teknik SEO on page.

Selain pak Irfan tadi, ada juga bu Mita Nastaria yang memiliki usaha penjualan jilbab dan herbal secara online di www.sharqee.com yang menambahkan bahwa dalam pengisian Keyword selain dapat diisi dengan kata-kata, juga dapat diisi dengan frase seperti; popok bayi, cuci ulang, produsen clodi, dll.

Dan sebagai penutup, pak Ismed Ismail Daud sang juragan coklat yang sukses (www.coklatmentari.com) menambahkan bahwa jangan lupa langsung masukkan nomer telpon dan email di descriptionnya. Jadi orang gak perlu masuk ke dalam websitenya kalo hanya mau cari nomer telpon atau email-nya saja saat mau order.

Alhamdulillah, tidak sampai tiga bulan semenjak usaha ini dilaunching, Ecokiddy sebagai salah satu produk Modern Cloth Diapers (popok cuci ulang) sudah ada dihalaman awal search engine (google.co.id) bilamana mencari kata modern cloth diapers.

*Yusuf Erlangga

Minggu, 12 September 2010

TDA Bekasi, "Ceria Bersama Anak-Anak"

Komunitas Bisnis gak harus melulu ngomongin bisnis.

Itulah yang saya alami semenjak bergabung dengan sebuah komunitas bisnis yang bernama TDA (Tangan Di Atas) khususnya yang ada di wilayah Bekasi (red. TDA Bekasi). Berawal dengan bergabung di milisnya, selanjutnya saya mulai mengikuti beberapa kegiatan offlinenya. Komunitas yang berisi dari kumpulan para pengusaha maupun calon pengusaha ini, pada Ramadhan tahun ini (1431 H) mengadakan kegiatan yang sangat menakjubkan. Yaitu sebuah acara yang gak berhubungan dengan bisnis seperti seminar, talkshow, maupun workshop layaknya sebuah komunitas bisnis, namun acara yang diberi tema "Ceria Bersama Anak-Anak" adalah sebuah ajang silaturahim bagi sesama membernya sekaligus moment untuk berbagi dengan anak-anak yatim yang dirangkai dalam sebuah acara buka puasa bersama (ifthor jama'i).

Walau saya termasuk penghuni baru di komunitas ini, Alhamdulillah saya berkesempatan tuk ikut-ikutan membantu diacara tersebut. Inilah salah satu kehebatan dari komunitas ini, tidak ada pembeda antara sesepuh dengan new member, semua jadi satu layaknya keluarga. Dalam kegiatan ini saya kebagian amanah sebagai pembawa acara alias eMCe, sekaligus harus siap mengisi acara dengan games (lomba-lomba) serta permainan hikmah alias hiburan sulap.

Sesuai dengan surat undangan yang disebar, tepat pukul 14:00 tamu undangan mulai berdatangan. Anak-anak yatim dari beberapa yayasan mulai duduk rapih di dalam ruangan yang bertempat di Aula lantai 2 Gedung Islamic Centre Bekasi. Sambil menunggu undangan lainnya, panitia telah menyediakan sebuah film kartun yang dapat ditonton disebuah layar lebar didepan ruangan. Anak-anak tampak ceria menonton tanpa harus bosan menunggu acara resmi dibuka. Salut, ini merupakan cara briliant yang diambil panitia untuk mengisi waktu kosong sebelum acara dimulai.

Sekitar pukul 14:30, pak Yodhi Ahyad sebagai stage manager dalam kegiatan ini memberi kode kepadaku melalui HT (Handy Talky) bahwa saatnya eMCe masuk. Bersama kak Bacha, sayapun masuk kedepan panggung sebagai duet eMCe. Dimulai dengan bersama membaca basmallah, acarapun mulai berjalan dipandu oleh kak Yusuf dan kak Bacha. Cieee, kakak... Maklum, karena audiens utamanya adalah anak-anak, saya yang sudah tidak muda lagi ini jadi ikutan dipanggil dengan sebutan kak Yusuf deghhh. Pada umumnya sebuah kegiatan, biasanya dimulai dengan sambutan Ketua Panitia, dan sambutan lainnya. Namun dalam acara yang dihadiri 500 anak lebih ini justru dimulai dengan nonton film serta rangkaian permainan dan kuis yang tak luput dengan aneka hadiah. Untuk memeriahkan acara tersebut, sayapun kebagian memandu sebuah permainan hikmah alias sulap. Sambil belajar bahasa Inggris dengan berinteraksi dengan audiens, sayapun memainkan sebuah permainan angka-angka prediksi dengan tema persahabatan.

Saat adzan Ashar berkumandang, acara dihentikan sejenak untuk sama-sama melaksanakan shalat berjamaah di masjid yang ada dilingkungan tersebut. Setelah itulah acara resmi dibuka dengan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an serta dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia (Dewanto Purnomo) serta ketua TDA Bekasi (Erry Priyambodo). Walau judulnya sambutan, namun anak-anak sangat antusias memperhatikannya. Ya, karena pak Erry memberikan beberapa hadiah dengan mengajukan pertanyaan tuk anak-anak.

Keceriaan anak-anak berlanjut dengan tampilnya Kiki Pildacil yang sangat menawan memberi tausiyah. Kiki yang saat ini baru kelas 6 SD dan tinggal di Bandung, sangat piawai menyampaikan pesan-pesan moral yang sangat mengena bagi anak-anak yang hadir maupun para orangtua pendamping. Tausiyah semakin menarik karena diselingi dengan kisah-kisah yang sangat dekat dengan dunia anak saat ini. Kiki yang merupakan salah satu peserta lomba PILDACIL yang ditayangkan disalah satu TV swasata beberapa tahun lalu masih sangat aktif memberi tausiyah dibeberapa acara termasuk di kegiatan TDA Bekasi ini. Walau ia sering keliling memberi tausiyah diberbagai tempat, ternyata iapun berprestasi pula disekolahnya.

Setelah tampilnya Kiki dipanggung utama, berikutnya giliran kak Bimo yang hadir tuk membawakan dongeng islami yang sarat makna. Kak Bimo yang memegang dua rekor MURI sebagai pendongeng dengan ilustrasi suara terbanyak & audiens terbanyak, jauh-jauh datang dari Jogja ke Bekasi hanya untuk berbagi keceriaan dengan anak-anak yang hadir. Sebelum kisahnya dimulai, kak Bimo menirukan aneka ragam suara baik hewan, alat transportasi, hingga berbagai tokoh kartun yang pernah ada. Sontak anak-anak ceria dan bertepuk tangan sembari menebak suara apa yang baru diperagakan oleh kak Bimo. Selain dengan suaranya yang unik, kak Bimo tak jarang juga memperagakan aneka mimik muka dan gerak tubuh yang menawan. Jangankan anak-anak, orang tua yang hadirpun terpingkal-pingkal tertawa melihat setiap adegan dari kak Bimo tersebut. Disela-sela mendongeng, kak Bimo tak segan-segan memberi hadiah sehingga menambah keceriaan anak-anak.

Setelah kak Bimo mengakhiri dongengnya, giliran anak-anak ceria menyambut adzan Maghrib berkumandang yang dilanjutkan dengan menikmati aneka hidangan berbuka puasa mulai kolak hingga makanan berat serta ice cream aneka rasa yang sangat digemari anak-anak. Sebelum acara ditutup dengan shalat Maghrib berjamaah, panitia memberi santunan baik untuk anak-anak maupun untuk yayasan yang mengelola panti sebagai tempat tinggalnya anak-anak tersebut.

Jam 18:30 para undanganpun mulai meninggalkan ruangan dengan muka ceria. Selain anak-anak, para pengurus yayasan yang mendampingi serta para panitiapun terlihat ceria karena anak-anak yang hadir tersebut senang dan gembira. Ya, anak-anak yatim gak melulu membutuhkan santunan dalam bentuk materi, namun merekapun butuh hiburan.

Foto-foto: Eko SHP dan Ari Oni

*Yusuf Erlangga

Jumat, 16 Juli 2010

Toko Offline Yang Ada Online-nya Akan Lebih Ramai Pengunjung



Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah postingan email yang saya dapat dari seorang rekan yang sama-sama ikutan dalam sebuah milis. Yaitu milis TDA Bekasi (milisnya komunitas bisnis Tangan Di Atas). Pak Farid Sudigdo namanya. Ia menceritakan pengalamannya megikuti sebuah seminar dengan tema "Sukses Memadukan Bisnis Offline dan Online".

Awal saat mendengar tentang bisnis online, yang terpikir oleh saya adalah berjualan sesuatu di internet. Transaksi pembayaran dilakukan secara transfer atau paypall. Setelah dibayar, pesanan akan dikirim baik melalui jasa ekspedisi jika berbentuk barang atau dikirim dalam bentuk kode / password aktivasi (e-book) melalui email. Setelah membaca tulisan pak Farid tadi saya baru tau deghh manfaat memadukan bisnis offline dan online.

Berikut ini apa yg diceritakannya:
Pak Nukman Luthfie , CEO Virtual Consulting sebagai salah satu pemberi materi di seminar itu bercerita. Bisnis online mulai merebak sejak 2 tahun lalu. Di Amerika sana.....sejak krisis ekonomi melanda, kebiasaan mereka yang langsung pergi belanja ke supermarket dengan memborong apa saja....berubah. Sebelum belanja, mereka akan bikin list barang yang akan dibeli. Setelah itu searching di google / yahoo, check harga dulu & menentukan toko termurah di internet. Baru mereka berangkat ketoko yang dituju.
Masalahnya nggak semua toko murah ada onlinenya juga. Kadang mereka melaju sejauh 2 km dari rumahnya, padahal hanya 500 meter dari rumahnya itu ada toko yang menjual lebih murah. Akibatnya hanya toko offline yang ada online-lah yang ramai pengunjungnya.
Jadi dengan meng online kan toko kita, kita dapat meningkatkan penjualan bisnis offline kita.

Mendengar cerita itu saya jadi teringat pengalaman kami saat ingin beli sebuah HP beberapa saat lalu. Sebelum berangkat ke toko HP (Hand Phone), istri saya searching dulu di internet. Dengan berbekal merek & type tertentu serta niat mencari harga yang lebih murah, dapatlah kita pada sebuah toko di daerah Cililitan. Kalau mau gampang, padahal kita bisa langsung ke daerah Roxy (Jakarta) yang sudah terkenal sebagai pusatnya HP. Kata orang sih disana lengkap & harga bersaing. Atau kalau gak mau repot, cari aja di beberapa pusat HP di daerah Bekasi yg lokasinya gak jauh dari rumah kami yang di Bekasi juga. Dan mungkin aja di Bekasi itu ada yg harganya lebih murah. Alhasil kami meluncur ke toko yang ada didaerah Cililitan tadi. Padahal secara lokasi, kami jarang kearah sana. Bela-belain datang kesana demi mendapat harga yang lebih murah.

Ternyata benar juga tuhh apa yang dikatakan pak Nukman Luthfie... :)

*Yusuf Erlangga

Rabu, 14 Juli 2010

Ecokiddy, diapers yang bisa dicuci : akhirnya diluncurkan juga ...



Akhirnya setelah sekian waktu tertunda untuk melakukan persiapan disana-sini, tepat tanggal 10 Juli 2010 kemarin kami luncurkan satu lagi produk dalam negeri, Ecokiddy Modern Cloth Diapers. Popok yang di desain khusus agar pemakaian popok kain tradisional (popok dgn selembar kain plus tali disampingnya) yang sudah dikenal umum menjadi lebih mudah dan praktis bagi semua orang. Info lebih lengkap silahkan kunjungi web resminya di www.ecokiddy.com

Seiring dengan itu kami adakan pula lomba foto bagi batita sebagai ajang memperkenalkan produk kami ke masyarakat umum. Lomba ini akan berlangsung dalam dua periode, periode pertama adalah periode pengiriman foto, sementara periode kedua adalah periode polling. Lomba foto ini akan berlangsung hingga tanggal 15 Agustus 2010. Info lebih lengkap silahkan klik DISINI.

Sebelumnya kami pun telah mengadakan soft-launching dengan mengikuti business expo pada Festival Wirausaha Bekasi yang diadakan oleh kominitas TDA (Tangan Di Atas) pada bulan Juni 2010 di Bekasi Square, Kota Bekasi. Melalui kegiatan tsb yg berlangsung hanya dua hari, lebih dari dua puluh calon mitra terjaring untuk bekerjasama dengan kami. Oleh karenanya, kami semakin optimis dengan produk yang kami tawarkan dan masih membuka selebar-lebarnya peluang usaha ini bagi masyarakat luas. Dengan memasarkan produk ini, selain mendapat keuntungan secara materi secara tidak langsung kita telah ikut mengkampanyekan penggunaan Modern Cloth Diapers yg lebih sehat, lebih hemat, dan lebih ramah lingkungan.

*Erlin Karlina

Minggu, 20 Juni 2010

Aneka Ragam Manfaat Saat Ikut FESTIVAL WIRAUSAHA BEKASI

Setelah beberapa bulan dipersiapkan, Alhamdulillah kegiatan Festival Wirausaha Bekasi berhasil juga dilaksanakan hari Sabtu-Ahad 12-13 Juni 2010 di Bekasi Square. Kalo menurut sebagian besar yang hadir sebagai peserta maupun panitia, acara itu benar2 sukses dan bermanfaat bagi yang hadir maupun lingkungan sekitar. Hahhh, koq juga bagi lingkungan sekitar? Bagaimana gak bermanfaat, gara2 acara tersebut disekitar lokasi jadi ramai dan para pedagang kebagian rezeki deghh. Dan diakhir acara tersebut, terkupul dana 8 juta rupiah lebih dari hasil sedekah spontan yg difasilitasi oleh pembicara yg akan disalurkan kpd yg membutuhkan.

Festival Wirausaha Bekasi??? Itu acara apaan sih?
Acara tersebut merupakan sebuah acara yg diselenggarakan oleh sebuah komunitas bisnis yang bernama TDA Bekasi (Tangan Di Atas) dalam rangka memperingati milad (ulang tahun)nya yg pertama. Kegiatan tersebut benar2 multi manfaat, karena memiliki aneka ragam kegiatan. Mulai dari seminar, talkshow, workshop, bazar, sampai ada juga acara lomba2 untuk anak TK & SD.

Yang lebih dahsyat, acara yg diselenggarakan oleh TDA Bekasi tersebut bukan hanya bermanfaat bagi membernya. Namun masyarakat umum yg sebelumnya belum tau apa itu TDA, saat hadir sebagai peserta mereka benar2 mendapat manfaat yang sungguh luar biasa.

Begitupun juga saya yang juga banyak mendapat maanfaat, emang sihh saya sudah bergabung sbg member walau hanya lewat milis/website resminya beberapa bulan sebelumnya. Dan yang luar biasa bagi saya, walaupun baru terdaftar beberapa bulan namun rekan2 (pengurus) di TDA Bekasi sangat bersahabat & terbuka. Hal tersebut terbukti dengan diizinkannya saya bergabung tuk bantu2 sebagai panitia di acara tersebut. Di acara tsb saya diamanahi bantu2 di Sie.Acara. Mulai ngurusin bagi2 tempat tuk peserta bazar, lari sana-sini sbg penghubung antara MC & panitia lainnya, kadang2 jg berperan sbg co-host, serta ngisi acara yg menampilkan games hikmah (hiburan sulap).

Di acara yg diselenggarakan selama 2 hari tersebut Alhamdulillah saya bisa berpartisipasi sebagai peserta, sebagai panitia, maupun sebagai peserta bazar. Bisa dibayangkan deghh, betapa sibuknya saya sampai2 besoknya agak KO (baca: lelah).

Tapi puji syukur Alhamdulillah, manfaatnya gak sedikit degh...
Mendapat ilmu dari para pembicara Seminar,
Mendapat sharing pengalaman dari para narasumber Talkshow,
Mendapat resep dari para fasilitator Workshop,
Mendapat bakal calon mitra bagi usaha kami yg ikutan bazar,
Mendapat kesempatan bersilaturahim dengan para pengusaha sukses (sesepuh TDA),
dan mendapat aneka manfaat lainnya.

Kalo kita sungguh-sungguh dan ikhlas mengerjakan sesuatu tuk kepentingan bersama, Insya Allah akan ada berkah dibaliknya deghh... :))

*Yusuf Erlangga

Berikut, sekilas laporan pandangan mata.
Saat berpose dipanggung bersama panitia

Saat mendampingi pak Haji Alay (sesepuh TDA) mengunjungi stand bazar

Saat berpartisipasi mengisi acara games hikmah (hiburan sulap)
Photobucket
 

Followers

Wirausaha Keluarga Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template